Skip ke Konten

Butuh Custom Odoo Tapi Tidak Punya Programmer Internal? Ini Solusinya

10 September 2026 oleh
Butuh Custom Odoo Tapi Tidak Punya Programmer Internal? Ini Solusinya
Administrator

Di era digital, banyak perusahaan mulai menggunakan ERP untuk membuat operasional bisnis lebih terintegrasi. Salah satu platform yang banyak digunakan adalah Odoo, dengan berbagai modul untuk mendukung CRM, Sales, Purchase, Inventory, Accounting, HR, Manufacturing, Project, hingga Website.

Namun setelah Odoo mulai digunakan, kebutuhan bisnis biasanya ikut berkembang.

Perusahaan mungkin membutuhkan alur approval yang berbeda, laporan khusus untuk management, integrasi dengan aplikasi lain, atau otomatisasi proses yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.

Di sinilah kebutuhan custom Odoo mulai muncul.

Masalahnya, tidak semua perusahaan memiliki programmer internal yang memahami struktur dan pengembangan Odoo.

Lalu, apakah perusahaan harus merekrut Odoo developer sendiri?

Tidak selalu.

Ada beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan perusahaan untuk mengembangkan Odoo sesuai kebutuhan bisnisnya, termasuk bekerja sama dengan tim yang memiliki kompetensi dalam pengembangan dan customization Odoo.

Apa Solusi Jika Butuh Custom Odoo tetapi Tidak Punya Programmer Internal?

Perusahaan tidak harus selalu merekrut programmer Odoo internal untuk melakukan customization. Jika kebutuhan development bersifat spesifik, project-based, atau hanya muncul pada periode tertentu, perusahaan dapat bekerja sama dengan tim atau partner pengembangan Odoo yang memiliki kemampuan functional dan technical.

Sebelum development dilakukan, kebutuhan sebaiknya dianalisis terlebih dahulu untuk menentukan apakah proses tersebut cukup diselesaikan melalui konfigurasi Odoo, atau memang membutuhkan custom workflow, custom module, automation, dashboard, reporting, maupun integrasi dengan sistem lain. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat mengembangkan Odoo sesuai kebutuhan tanpa harus membangun tim developer internal dari awal.

Tantangan Perusahaan Saat Ingin Custom Odoo

Ketika kebutuhan pengembangan mulai muncul, perusahaan sering menghadapi beberapa kendala.

Misalnya:

  • Belum memiliki programmer yang memahami framework Odoo.
  • Tim IT lebih fokus pada infrastructure dan support harian.
  • Membutuhkan fitur baru dalam waktu relatif cepat.
  • Kebutuhan development hanya muncul pada project tertentu.
  • Memiliki kebutuhan integrasi dengan sistem lain.
  • Belum ingin membangun tim developer baru.

Akibatnya, perusahaan sudah memiliki ERP, tetapi beberapa proses tetap harus dilakukan secara manual.

Contohnya, data masih dipindahkan ke Excel untuk membuat laporan, approval dilakukan melalui chat atau email, atau user harus melakukan input ulang ke aplikasi lain.

Padahal, salah satu tujuan penggunaan ERP adalah membuat proses tersebut menjadi lebih sederhana, terintegrasi, dan mengurangi pekerjaan manual.

Jika kondisi seperti ini mulai sering terjadi, perusahaan dapat mulai mengevaluasi apakah Odoo yang digunakan saat ini perlu dikembangkan lebih lanjut.

Apakah Harus Merekrut Programmer Odoo?

Merekrut programmer internal tentu dapat menjadi pilihan, terutama jika perusahaan memiliki kebutuhan development yang besar dan berlangsung secara terus-menerus.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhitungkan.

Selain biaya resource, perusahaan juga perlu mempertimbangkan proses recruitment, onboarding, pengembangan kompetensi, knowledge transfer, hingga maintenance source code.

Developer yang baru bergabung juga membutuhkan waktu untuk memahami struktur Odoo, custom module yang sudah digunakan, business logic, integrasi, serta proses bisnis perusahaan.

Jika kebutuhan customization hanya berupa satu workflow, integration, dashboard, automation, atau module tertentu, membangun tim development dari awal belum tentu menjadi pilihan yang paling efisien.

Karena itu, sebelum merekrut developer, perusahaan sebaiknya melihat terlebih dahulu seberapa besar dan seberapa sering kebutuhan development Odoo akan muncul.

Untuk kebutuhan yang bersifat project-based atau membutuhkan resource technical dalam waktu tertentu, menggunakan jasa pengembangan Odoo dapat menjadi salah satu alternatif.

Kapan Odoo Perlu Dicustom?

Tidak semua kebutuhan harus langsung diselesaikan dengan coding.

Dalam beberapa kasus, kebutuhan perusahaan sebenarnya masih dapat diakomodasi melalui konfigurasi atau fitur standard Odoo.

Karena itu, langkah pertama yang sebaiknya dilakukan adalah menganalisis kebutuhan terlebih dahulu.

Customization mulai layak dipertimbangkan apabila terdapat kebutuhan seperti:

  • Alur approval yang berbeda dari proses standard Odoo.
  • Dashboard atau laporan khusus untuk management.
  • Automation berdasarkan kondisi tertentu.
  • Integrasi dengan website atau aplikasi lain.
  • Custom portal customer maupun vendor.
  • Penambahan field dan business logic tertentu.
  • Custom module.
  • Pengaturan hak akses yang lebih spesifik.
  • Penyesuaian workflow berdasarkan SOP perusahaan.

Dengan pendekatan tersebut, perusahaan tidak hanya bertanya "bisa dibuat atau tidak?", tetapi juga "apakah customization merupakan solusi yang paling tepat?"

Contoh Custom Workflow Odoo

Misalnya perusahaan memiliki proses Purchase Request dengan alur approval seperti berikut:

Pada kondisi tertentu, perusahaan mungkin memiliki aturan tambahan.

Misalnya, transaksi dengan nilai di atas jumlah tertentu harus mendapatkan persetujuan tambahan dari Finance Director.

Alurnya kemudian menjadi: 


Kebutuhan seperti ini dapat dianalisis terlebih dahulu untuk menentukan apakah cukup menggunakan konfigurasi yang tersedia di Odoo atau membutuhkan customization.

Hal yang sama juga berlaku untuk kebutuhan reporting, automation, integration, maupun proses bisnis lainnya.

Apa Saja yang Bisa Dicustom di Odoo?

Customization Odoo dapat dilakukan pada berbagai bagian, tergantung kebutuhan dan proses bisnis perusahaan.

1. Custom Workflow

Menyesuaikan alur approval dan proses kerja Odoo dengan SOP perusahaan.

Contohnya adalah approval bertingkat berdasarkan nominal transaksi, departemen, jabatan, atau kondisi tertentu.

2. Custom Module

Membangun fitur atau business logic baru yang belum tersedia pada Odoo standard.

Custom module dapat digunakan ketika kebutuhan perusahaan cukup spesifik dan tidak dapat diselesaikan hanya dengan konfigurasi.

3. Automation

Mengurangi pekerjaan manual dengan menjalankan proses tertentu secara otomatis.

Contohnya adalah membuat aktivitas otomatis, mengubah status berdasarkan kondisi tertentu, mengirim notifikasi, atau menjalankan proses bisnis setelah transaksi memenuhi kriteria tertentu.

4. Dashboard dan Reporting

Membuat dashboard atau laporan yang lebih sesuai dengan kebutuhan management.

Data dari beberapa proses Odoo dapat diolah menjadi informasi yang lebih mudah digunakan untuk monitoring dan pengambilan keputusan.

5. Integrasi Odoo

Odoo dapat diintegrasikan dengan sistem lain sesuai kebutuhan perusahaan.

Contohnya adalah integrasi dengan website, payment gateway, marketplace, aplikasi internal, atau sistem eksternal lainnya.

6. Custom Portal

Portal customer atau vendor juga dapat disesuaikan untuk menyediakan informasi maupun proses tertentu sesuai kebutuhan perusahaan.

7. Custom Access Rights

Pada beberapa perusahaan, pengaturan hak akses standard belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keamanan dan pembagian tanggung jawab antar-user.

Customization dapat digunakan untuk membuat aturan akses yang lebih spesifik sesuai struktur organisasi dan proses bisnis.

Apakah Semua Kebutuhan Odoo Harus Dicustom?

Tidak semua kebutuhan bisnis harus langsung diselesaikan dengan customization. Dalam beberapa kondisi, fitur standard atau konfigurasi Odoo sudah cukup. Namun, jika kebutuhan mulai melibatkan workflow khusus, business logic tertentu, integrasi, atau proses yang tidak tersedia secara standard, customization dapat mulai dipertimbangkan.

Gunakan gambaran sederhana berikut sebagai langkah awal:

KondisiPendekatan yang Dapat Dipertimbangkan
Fitur yang dibutuhkan sudah tersedia di OdooGunakan fitur standard atau configuration
Workflow perusahaan berbeda dari proses standard OdooEvaluasi custom workflow
Terdapat business logic yang sangat spesifikPertimbangkan custom module
Odoo perlu terhubung dengan aplikasi atau sistem lainGunakan integration
Banyak pekerjaan manual yang dilakukan berulangPertimbangkan automation
Dashboard atau laporan standard belum memenuhi kebutuhan managementEvaluasi custom reporting atau dashboard
Hak akses user membutuhkan aturan yang lebih spesifikPertimbangkan custom access rights

Sebelum melakukan development, perusahaan sebaiknya menentukan terlebih dahulu apakah kebutuhan tersebut benar-benar membutuhkan customization atau masih dapat diselesaikan melalui fitur dan konfigurasi yang sudah tersedia di Odoo.

Dengan pendekatan ini, proses pengembangan dapat lebih terarah dan customization dilakukan hanya ketika memang memberikan nilai bagi proses bisnis perusahaan.

Menggunakan Jasa Custom Odoo Bisa Menjadi Alternatif

Jika perusahaan belum memiliki developer internal, bekerja sama dengan tim yang memiliki kompetensi Odoo dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan development.

Dengan pendekatan ini, perusahaan tidak harus membangun technical team dari nol.

Tim internal dapat lebih fokus menjelaskan kebutuhan bisnis dan proses yang ingin diperbaiki, sedangkan proses technical analysis, development, testing, dan deployment dapat dibantu oleh tim Odoo yang berpengalaman.

Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh antara lain:

1. Development Lebih Terarah

Tim yang memahami Odoo dapat membantu mengevaluasi apakah sebuah requirement benar-benar membutuhkan customization.

Karena terkadang, solusi terbaik bukan membuat module baru, melainkan memaksimalkan konfigurasi atau fitur yang sudah tersedia.

2. Resource Lebih Fleksibel

Untuk kebutuhan berbasis project, perusahaan dapat menyesuaikan scope development dengan kebutuhan dan prioritas bisnis.

Dengan begitu, perusahaan tidak harus memiliki resource development tetap untuk kebutuhan yang hanya muncul sesekali.

3. Business Requirement Dapat Diterjemahkan Menjadi Solusi Teknis

Customization bukan hanya soal coding.

Developer perlu memahami masalah yang ingin diselesaikan, bagaimana proses bisnis berjalan, dan bagaimana perubahan tersebut dapat memengaruhi proses lain di dalam ERP.

Karena itu, pemahaman terhadap proses bisnis menjadi sama pentingnya dengan kemampuan technical development.

4. Maintenance Lebih Terencana

Custom module tidak berhenti setelah fitur selesai dibuat.

Bug fixing, perubahan requirement, dokumentasi, compatibility, hingga proses upgrade Odoo perlu dipertimbangkan sejak awal.

Tim yang memahami development Odoo dapat membantu membuat proses maintenance menjadi lebih terstruktur sehingga custom solution tetap dapat digunakan ketika kebutuhan perusahaan berkembang.

Bagaimana Memilih Jasa Custom Odoo yang Tepat?

Jika perusahaan memutuskan menggunakan jasa pengembangan Odoo, jangan hanya melihat kemampuan coding.

Pertimbangkan juga apakah tim tersebut:

  • Memahami proses bisnis.
  • Memiliki kemampuan functional dan technical Odoo.
  • Dapat menerjemahkan business requirement menjadi solusi teknis.
  • Dapat menjelaskan scope development dengan jelas.
  • Melakukan testing sebelum deployment.
  • Menyediakan dokumentasi.
  • Memahami integrasi dengan sistem lain.
  • Dapat membantu maintenance setelah implementasi.
  • Memiliki pengalaman menangani custom module dan customization Odoo.

Karena customization yang baik bukan hanya tentang membuat fitur berhasil berjalan hari ini.

Sistem juga harus tetap dapat dikembangkan ketika kebutuhan perusahaan berubah di kemudian hari.

HumanTechno Membantu Mengembangkan Odoo Sesuai Kebutuhan Bisnis

Setiap perusahaan memiliki proses bisnis dan kebutuhan yang berbeda.

Karena itu, solusi Odoo yang digunakan juga tidak selalu dapat dibuat sama untuk setiap perusahaan.

HumanTechno membantu perusahaan yang ingin mengembangkan Odoo sesuai kebutuhan bisnis, baik untuk kebutuhan customization maupun pengembangan fitur baru.

Layanan dapat mencakup:

  • Analisis kebutuhan dan business requirement.
  • Custom workflow Odoo.
  • Custom module.
  • Automation.
  • Dashboard dan reporting.
  • Integrasi Odoo dengan sistem lain.
  • Custom portal.
  • Penyesuaian business logic dan access rights.
  • Maintenance dan pengembangan lanjutan.

Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada development, tetapi juga memastikan customization yang dibuat sesuai dengan proses bisnis dan kebutuhan perusahaan.

Tidak Punya Programmer Internal Bukan Berarti Odoo Tidak Bisa Dikembangkan

Kebutuhan perusahaan akan terus berkembang.

Workflow berubah, jumlah user bertambah, proses approval semakin kompleks, management membutuhkan laporan baru, dan aplikasi lain mulai perlu diintegrasikan.

Karena itu, Odoo yang digunakan saat ini mungkin perlu berkembang mengikuti kebutuhan tersebut.

Perusahaan tidak selalu harus membangun tim programmer internal sendiri untuk melakukannya.

Yang paling penting adalah memahami masalah bisnis apa yang ingin diselesaikan dan menentukan pendekatan yang paling tepat untuk mengatasinya.

Jika saat ini perusahaan Anda sudah menggunakan Odoo tetapi masih memiliki proses manual, kebutuhan integration, custom workflow, dashboard, automation, atau fitur tertentu yang belum tersedia, kebutuhan tersebut dapat dievaluasi terlebih dahulu sebelum melakukan development.

Konsultasikan Kebutuhan Custom Odoo Anda

Punya proses bisnis yang belum dapat diakomodasi oleh Odoo standard?

Atau sudah menggunakan Odoo tetapi masih menemukan proses manual, workflow yang tidak sesuai, kebutuhan integrasi, atau laporan yang belum tersedia?

HumanTechno dapat membantu menganalisis kebutuhan Odoo Anda dan menentukan solusi yang paling sesuai, mulai dari konfigurasi, customization, integration, hingga pengembangan custom module.

Anda tidak harus langsung melakukan development.

Ceritakan kebutuhan atau kendala Odoo yang sedang Anda hadapi kepada tim HumanTechno.

Mari diskusikan bagaimana Odoo dapat dikembangkan agar lebih sesuai dengan proses bisnis perusahaan Anda.

Hubungi Kami


di dalam Travel
Butuh Custom Odoo Tapi Tidak Punya Programmer Internal? Ini Solusinya
Administrator 10 September 2026
Label
Arsip